gw dan anjing

“Hachi hey hachi” kata professor yang mengadobsi nya, hachi selalu menunggu kepulangan professor setiap malamnya. Hachi selalu menunggu di stasiun itu. Tiap malam dan terus dan terus, walau professor tersebut tidak mungkin lagi untuk kembali pulang, professor itu telah tiada.

Yup, itu munkin POI (point of interest,)dari cerita hachi si anjing. Film yang mencerikana tentang kesetia an anjing pada majikan. Anjing anjing anjing, binatang satu ini memang terkenal dengan kesetianya yang terkadang dibilang mengalahkan kesetiaan manusia. Dari jaman dulu hingga sekarang, sudah terkumpul banyak cerita di dunia ini yang mengisahkan kesetia an anjing. Gw dulu benci anjing, gw dulu takut anjing, dan dulu waktu kecil gw pernah nangis karena di kejer kejer anjing, gw nangis bukan karena apa, tapi tuh anjing ngejar gw sambil bilang,” woi baliking tulang gw”, haha.

Iya gw emank nggak suka anjing karena dalam ajaran agama gw, anjing tuh najis. Jika memelihara anjing dirumah, maka malaikat nggak mau datang kerumah itu, apa bila gw kena air liur anjing, maka gw harus membersihkan bagian tubuh gw yang terkena air liur ajing dengan air liur temen gw, haha bukan bukan, melainkan gw harus membersihkan dengan tanah hingga 8 kali. Anjing hanya boleh di elus elus jika dalam keadaan kering, jika di sentuh dalam keadan basah maka itu sudah termasuk najis. itu beberapa yang gw tau dari pantangan pantangan umat islam terhadap anjing.

Kadang gw mikir, kadang juga gw nggk mikir..hahah. anjing itu di ciptakan dengan hmmm ini yang gw tau ya, anjing diciptakan dengan sifat sifat yang dapat bermanfaat banget untuk manusia, mulai dari membantu para pengebala domba, teman penunjuk jalan bagi orang buta, sahabat untuk seorang yang sendirian, hingga tak jarang anjing pun udah di anggap sebagai keluarga yang selalu mejaga rumah dari maling. Tapi…tapi kenapa binatang yang satu ini tidak di istimewakan seperti musuhnya dalam film anjing dan kucing, kucing. Kucing yang selalu bermalas malasan, every time is sleep(yang ini kelakuan kucing gw waktu dirumah, dan sering kali tidurnya sampai terlentang gitu). kenapa anjing yang konon dalam kisahnya banyak berperan dalam perang dunia harus terlapisi oleh najis najis yang membuat gw dan mungkiin temen-temen gw yang mulai suka dengan anjing tidak bisa lebih dekat dengan anjing. Gw masing ingat kata emak gw yang waktu itu baru pulang dari acara pengajian, emak gw bilang anjing itu yang halal adalah lolonganya.

No animal perfect, munkin itu jawabanya kenapa Allah yang menciptakan anjing seperti itu, atau mungkin juga agar kita lebih peduli sesama manusia, bukan peduli untuk seekor binatang yang di jadikan sebagai pelengkap di kehidupan ini. manusia adalah makhluk yang paling sempurna yang diciptakan NYA, dan cerita-cerita sisi baik dari kebinatangan merupakan sebuah tolak ukur kita umat manusia agar tidak melakukan perbuatan lebih rendah dari binatang. Buaya aja setia masa manusia ada yang jadi buaya darat, hahaha.

Semoga tulisan gw ini bisa bermanfaat ya, jika ada salah kata harap di kasih tau ya dan dimaafin. Gw hanya manusia yang tidak luput dari salah kata dan salah ketik. Hehehe

salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s