cerita konyol ketika sholat idul adha

Nggak kerasa, setahun sudah berlalu sejak kejadian itu. kejadian membuat sholat idul adha ku batal total. Malam ini, malam dimana orang orang mengumandangkan takbir. Takbir takbir yang tersebar luas oleh pengerah suara yang berasal dari masjid masjid yang ada di sekitar kos gw. sungguh suasana yang sangat berharga, karena suasana ini resminya hanya terjadi 2kali dalam setahun, malam idul fitri, dan malam idul adha.

Kalo udah kaya gini, gw jadi ingat suasana rumah yang sangat hangat. Mamah sibuk didapur, kakak beres beres rumah, dan ayah yang sekarang sering menghabiskan waktunya duduk menonton tv. Ya begitulah rumah gw. rumah yang selalu hangat di jadikan tempat pulang dari penatnya kehidupan dunia. Postingan kali gw nggak akan cerita tentang rumah, tapi kali ini gw akan ceritain tentang kajadian setahun yang lalu. Kejadian yang membuat gw, dan teman gw bisa di katakan batal dalam melaksanakan sholat ied.

Seperti yang selalu di lakukan orang orang, sholat idul adha selalu ingin menjadi sholat yang paling khusyu, secara ini sholat hanya terjadi satu tahun sekali. Gw pun juga begitu. Gw sangat mengistimewakan sholat ini, walaupun seharusnya semua sholat harus kita istimewakan.

Sholat subuh, mandi, make baju muslim, semprot parfum sana sini, semua terlihat sangat sempurna hari ini. tapi tidak dengan kejadian yang satu ini. kejadian dimana gw menyundul pantat orang di depan gw ketika berdiri dari sujud. Ntah posisi gw yang terlalu menundul kedepan, atau pantah tuh orang yang terlalu besar. korban gw adalah seorang bapak bapak yang langsung tersunkur kedepan akibat dari sundulan gw yang keras. Begonya gw respon ngomong, “aduh!” jelas ini udah bikin batal sholat.

Tapi ternyata kebodohan tidak berhenti di kata aduh itu. ini bagaikan getaran resonansi yang mengakibatkan getaran yang lain. Efek dari resonansi kebodohan itu adalah temen gw yang terbatuk batuk. Batuk batuk disini adalah pengalihan untuk menahan ketawa. Gw yakin, jika tidak sedang sholat, gw dan temen gw udah tertawa selepas lepasnya gara gara kekonyolan gw. ketawa itu menyenangkan, tapi nahan ketawa itu sangat menyakitkan. Munkin ada benarnya, tertawalah selagi tertawa itu boleh, dan jangan begadang, jika tak ada artinya, loh kok malah kelagu roma sih.

Untung saja kejadian ini tidak mengakibatkan sundulan beruntun. Gw nyundul orang depan, orang depan tersungkur kedepan dan menyundul orang di depanya. Terus dan terus hingga sundul terkahir mengenai orang paling depan, imam sholad ied. Dan semua orang berteriak, goaall.

Pesan: hindarilah kejadian seperti ini, apa lagi bagi anda yang berutubuh tinggi. ini sangat munkin terjadi pada anda, teman anda, keluarga anda, atau munkin yang gw sundul adalah orang tua anda? Maafkan saya kalo begitu.. hehehe

Satu pemikiran pada “cerita konyol ketika sholat idul adha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s